Natuna, Hasilkan Kerajinan Tangan dari Rotan

Masyarakat di Desa Pian Tengah, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, produktif dengan membuat kerajinan tangan yang berasal dari rotan. Kegiatan usaha ini dilakukan sejak tahun 2010 hingga sekarang. Kebanyakan dari para pengrajin tersebut adalah Ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktunya untuk menambah penghasilan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Pengrajin Rotan di Natuna

Dengan penuh perjuangan, bahan baku rotan mereka dapatkan dengan cara mendaki ke atas bukit dan masuk ke dalam hutan. Setelah mendapatkan bahan baku tersebut, para pengrajin mulai memproduksi dengan cara menganyam, sehingga menghasilkan produk kerajinan berupa tudung saji, tikar, tempat bawang, keranjang pakaian dan kerajinan tangan lainnya.

Produk kerajinan dijual dengan kisaran harga Rp 50.000,- sampai dengan Rp 200.000,- tergantung pada tingkat kesulitan produk tersebut dibuat. Keuntungan dari produk kerajinan tersebut diperoleh dari banyaknya pemesanan yang dilakukan oleh para pembeli.

Menjalani usaha kerajinan tangan yang berasal dari rotan tidak selalu berjalan lancar. Adanya hambatan juga dirasakan para pengrajin, seperti tidak adanya tempat khusus atau rumah kreatif untuk memproduksi kerajinan tangan, dan masih sedikit pembeli yang rutin membeli produk kerajinan. Hambatan – hambatan tersebut menjadi kendala yang  harus dihadapi para pengrajin dalam menjalani usaha ini.

Para pengrajin berharap, pihak lainnya seperti pemerintah, sektor swasta dan organisasi masyarakat lainnya turut memberikan dukungan dalam membantu memasarkan produk-produk kerajinan rotan ini. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat menyediakan lahan bagi pengrajin untuk menjalankan usaha kerajinan tangan ini.

Ibu Susanti, Kasi Pelayanan kantor desa Pian Tengah yang dihubungi oleh Kak Sirojudin, Ketua Iwita dari Wilayah Natuna, Kepulauan Riau mengatakan, jika ada anggarannya, pihaknya akan menyediakan lahan berupa tanah untuk dibangun rumah kreatif, sehingga bisa digunakan sebagai tempat para pengrajin dalam melakukan produksi kerajinan tangan dari rotan ini.

Sirojudin Ketua IWITA wilayah Natuna dan Pengrajin Rotan Natuna

Masih banyak kisah, cerita dan pengalaman pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Natuna, dimana kita bisa saling berbagi pengalaman dan membangun jejaring untuk saling mendukung dari segi ekonomi. Jika ada yang ingin mengetahui produk ini bisa menghubungi sekretariat Iwita melalui email iwitakotajaka[email protected] atau melalui watsapp +62 812 8484 4428.

Mari kita galang gerakan cinta produk Indonesia dan dukung UKM Indonesia dengan membeli dan menggunakan produk-produk buatan Indonesia.

Penulis: Aren Karen, Penulis IWITA